Belajar Financial Planning

Lembar 2/365

Ini salah satu hal yang aku ubah dalam hidup aku saat bekerja. Sebenarnya baru 6 bulan terakhir ini sih…hihi… Bagiku financial planning itu seperti bagaimana kita mengatur hidup kita. Kalo kita punya financial planning tandanya kamu punya arah dan tujuan, yang insyaAllah baik. Jadi maksudnya gini:

Financial planning aku itu simpel banget. Dari 100% penghasilan bulanan kemudian aku bagi ke beberapa pos pengeluaran. Pos-pos pengeluarannya apa saja:

Yang pertama, dialy life.

Yang kedua, sedekah

Yang ketiga, dana darurat

Yang keempat, investasi

Yang kelima, tabungan

Yang keenam, travelling

1. Dialy life

Dialy life itu isinya semuanya kebutuhan bulanan. Bayar kosan/kontrakan, uang makan, transportasi, pulsa, air minum, jajan, ciki cikian, nonton, belanja baju sepatu, belanja sabun, buku, dll. Intinya dialy life itu uang yang harus aku keluarkan untuk kehidupan sehari-hari. Yang besarnya adalah 50% dari penghasilan. Catatan HANYA BOLEH 50% SAJA.

2. Sedekah

Kalo ini aku baru membuat 2,5% dari penghasilan. Insyaallah ingin ditingkatkan persentaseny. Sedekah itu pembersih harta. InsyaAllah nggak akan kekurangan dengan memberi sedekah. Memberi sedekah itu seperti melapangkan hati, membersihkan hati agar diberi yang baru lagi oleh Allah.

3. Dana Darurat

Kenapa dana darurat posnya dipisah? Kenapa nggak dicampur dengan tabungan?

Jawabannya: karena tujuan dari dana darurat dan tabungan berbeda. Tujuan dana darurat adalah sebagai backup keuangan jika terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan. Misalnya : sakit, terkena PHK, kecelakaan. Pokoknya dana darurat ini hanya boleh dipakai jika ada hal buruk yang terjadi pada kita. Kalo kamu punya kebutuhan membeli hp karena hp yang lama rusak, ya itu kamu ambil dari pos tabungan, jangan ngambil dari pos dana darurat. Jadi saat kamu ada musibah, kehilangan kerja, atau yang lainnya kamu tetap bisa hidup tanpa harus ngutang (hutang itu kejam guys!). Terus berapa besarnya dana darurat itu? Kata mbak prita ghozie seorang pakar financial planning, yaitu minimum 3 kali biaya hidup kita. Misalnya biaya hidup kamu perbulan 5 juta. Maka dana darurat yang tidak boleh di otak atik adalah minimal 15 juta.

Sedangkan untuk diri aku sendiri untuk pos dana darurat aku beri 5% tiap bulannya.

4.Investasi

Ceileeehhh…hahahha

Sekarang mah jamannya investasi. Kalo duit hanya masuk ke tabungan, nggak akan jadi apa-apa. Makanya mulai tahun ini aku baru akan mulai investasi reksadana yang syariah. InsyaAllah kalo ada rejeki mau investasi properti. AMIN.

Kenapa aku pilih reksadana untuk saat ini? Karena ya itu, sesuai dengan budged keuangan. Dan tujuan aku investasi reksadana adalah untuk masa depan, seperti dana pensiun gitu. Dan besarnya investasi adalah 7,5%. Minggu lalu aku baru buka tabungan di bank commonwealth di cabang Pemuda Pulogadung. Tapi karena CS nya cuma satu dan leletnya minta ampun maka baru buka tabungan aja minggu lalu. Minggu ini baru masuk ke reksadananya.

5. Tabungan

Ini pos yang dananya lumayan besar yaitu 30%. Kok besar bener? Iya, 15% untuk tabungan jika ada kebutuhan mendesak (bisa jadi klo nggk kepake bisa dialihkan ke invest properti) dan 15% lagi untuk perlengkapan nikah. Meskipun cewek harus sedia juga yang kayak beginian. Yang nikah kamu, tapi orang tua dan calon suami semua yang nanggung kan ga juga kali… Semoga bisa tahun ini. Amin. Hahahahaha

6. Travelling

Hidup jangan hanya berkutat pada ini dan itu saja guys. Coba tantangan baru. Liat dunia yang luas. Balance in hidup kamu dengan melihat dunia. Just pack your bagpack and go to somewhere place that you never go before so you can understand how beautifull this life, this world, especially our indonesia… Kalo untuk travelling budged bulanan aku adalah 5%.

Yup 6 pos itulah yang aku punya saat ini. Nah terus bagaimana aku membagi masing-masing posnya? Saat ini aku punya 4 buku tabungan.

1. Buku tabungan yang pertama untuk dialy life, travelling, dan sedekah. Kenapa aku gabungkan? Karena kadang tiba-tiba diakhir pekan ada teman yang ngajak ke suatu tempat rekreasi maka aku ambilnya dari sini karena bank pertama ini yang paling banyak cabangnya. Sedang sedekah kadanb aku transfer dr tabungan ini.

2. Buku tabungan kedua untuk tabungan nikah saja.

3. Buku tabungan ketiga untuk tabungan, dan dana darurat.

4. Buku tabungan keempat untuk investasi.

Pembagian tiap pos biasanya dilakukan diawal bulan ke rekening untuk penerima gaji ke rekening-rekening lainnya.

Tips-tips ini aku dapat dari beberapa financial planner seperti Mbak Prita ghozie.

Yup, ini adalah financial planning aku. Kalo kamu???

*jika ada saran dari kamu-kamu atau anda-anda untuk financial planning yang aku buat ini, aku sangat terbuka menerima untuk perbaikan. 😍😍😍😍😊

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s