Backpacker Bangkok – Thailand PART 2 (Grand Palace, Wat Pho, Wat Arun, Chatuchak Market, Khaosan Road)

Hari Ke-6 —- 6 Mei 2016

Hari kedua di bangkok,,,,

Ok! What we are to do today? Kami sudah punya jadwal kemana kami harus pergi. Tapi tidak menutup kemungkinan ada perubahan selama proses berjalan. Yup….jadwal sudah kami buat bahkan sejak 2-3 bulan sebelum keberangkatan. Aku adalah tipe golongan darah A. Dimana dalam melakukan sesuatu itu harus direncanakan. Plus salah satu partner aku juga A. Hihihihhi…lengkap deh. Dua partner lainnya gol. Darah AB dan B. Ya jadinya gitu deh…..

Kami baru mulai sekitar jam 8 pagi. Rencana hari ini: Grand Palace,Wat Pho, Wat Arun, Masjid dekat Wat Arun, Chatuchak Market.Yupppp Full day…

1. GRAND PALACE

Kami menuju grand palace dari penginapan dengan berjalan kaki. Sekitar 20 – 30 menit. Just for you to know, Kita nggak jalan cepet karena sambil nikmatin suasana pagi itu. Ada sedikit tragedi, hahahaha…. a little scam. Yup we are newbe backpackers. Jadi gini ceritanya Udah aku bilang No…No….. Si ibu bilang No money…No money…. No money…. Terpaksa menerima karena jagung kering itu dijejalkan paksa ditanganku, Huft…. Ujungnya Fifty…Fifty….. What????? Dengan ekspresi bingung…. “No….no…ok i will pay, Fifty for two….Fifty for two…..”Yudi Said. Pagi-pagi udah kena scam. I am A, and masih belajar ngendaliin ekspresi muka. Mukaku kelihatan banget lagi sebelnya…. Oh, i wanna be better person., trotoar di bangkok itu lebar-lebar. Di arah depan kami ada berkumpul beberapa ekor burung. Mendekati burung-burung itu, ada dua orang ibu-ibu disitu. Salah satu ibu-ibu itu menawarkan ke kami jagung kering untuk diberikan ke sekawanan burung. Hanya yudi awalnya yang terpaksa merespon. Ujung-ujung aku dipaksa juga dengan diberi jagung kering. 

IMG_4209.JPG

Oh my expression. Nyebelin banget kan aku???…. yes

Setelah mengikuti arah yang ditunjukkan oleh maps (sebelumnya kami sudah nge screenshoot rute di hp kami), sampailah kami di grand palace.  Look below picture:

Foto kiri atas adalah grand palace dari sisi seberang jalan, Sedangkan sebelah kanan atas adalah fotoku yang sedang antri membeli tiket masuk. Harga tiket masuk Grand Palace 500 Baht (saat itu Rp 195.000). Dengan tiket itu, selain digunakan untuk masuk grand palace juga dapat digunakan untuk memasuki museum yang isinya sejarah kerajaan Thailand. Mulai dari silsilah raja, mata uang, keluarga raja, baju kerajaan, dll…. Sayangnya di museum ini Photograph was prohibited.

Setelah memasuki museum, kami memutuskan memasuki grand palace. Ramainyaaaaa parah!!! panasnya juga parah!!! Banyak Chainese saat kami kesana. And what i got? Bangunan bangunan dengan kemegahannya, bewarna emas, berdiri dengan anggun.

20160507_092442

Lihatlah bagaimana Crowdednyaaaa?

Tapi diluar crowdednya orang-orang disana, kamu bakal ngelihat salah satunya lagi kebudayaan suatu bangsa. Bagaimana kayanya suatu bangsa.

 Look…. How amazing that place…..

 

2. WAT PHO

Wat pho adalah lokasi Budha Tidur. Untuk menuju wat pho kami berjalan kaki, karena lokasinya memang tepat dibelakang Grand Palace. Diperjalanan kami mencicipi es krim kelapa seharga 50 Baht (Rp 19.000). Harga tiket memasuki Wat Pho jauh lebih murah dari Grand Palace yaitu 100 Baht. Dengan harga segitu kita akan diberi free 1 botol air ukuran 330 mL. 

Sebenarnya masih ada beberapa bangunan yang ada disitu, namun tak terfoto oleh kami. 

3. WAT ARUN ?

Menuju Wat Arun dari Wat Pho kami menyebrang menggunakan perahu dengan biaya 3 Baht. Namun sesampai di Wat Arun, kami men-skip lokasi ini karena sedang dilakukan renovasi. Dari beberapa sumber, Santya memperoleh informasi jika ada Masjid di dekat Wat Arun. Kami berfikir, jika ada masjid tentu ada masyarakat muslim di area itu. Kami memutuskan mencari rumah makan halal disekitar Wat arun terlebih dahulu, karena memang kami belum sarapan sedari pagi.

20160507_133644

Lauk Cumi dan Omelet

Look…. gimana deliciousnya cumi dan omelet??? (efek zuper laper). Dua lauk itu ludes oleh aku dan yudi.

Setelah kenyang *efek kelaparan, kami melanjutkan perjalanan kami mencari masjid. Kebetulan pemilik tempat makan adalah muslim. Kami bertanya dimana lokasi masjid in english. Si ibu menjelaskan, kalau kami hanya perli berjalan lurus hingga jembatan lalu turun tangga dari jembatan itu. Kami mengikuti saran si Ibu ini, hingga menemukan tangga turun. Kami langsung bertemu dengan ibu-ibu berhijab juga disana yang menjual masakannya seperti ayam, jagung bakar, sosis, dll. Saat kami menyusuri jalan tersebut, kami nggak ngeh, kami nggak sadar kalo kami sudah melewati masjid. Pintu Gerbang masjid tinggi sekali. Kubah tidak kelihatan. Sedang bangunan yang ada di depannya lebih mirip masjid. Beberapa anak muda masuk ke bangunan itu. Saat kita hendak masuk, si ibu penjual jagung bakar said…. school..school…school… And we just say thank you sambil senyum lebar. Kami bertanya, where is mosque miss?? She just appoint bangunan yang memiliki pintu gerbang tinggi itu.

Saat masuk ke bangunan yang ditunjuk si ibu…. Aaaaaaaa!!! We found you.

Jika kita lihat dari foto masjid diatas, Masjidnya megah. Saat kami disana, sedang ada Tour di masjid itu. Jadi foto diatas foto Alquran bukanlah foto orang yang mau sholat, namun foto orang yang sedang mengikuti Tour. I am feelling Sad. Selesai aku, yudi, dan Yono Sholat, selanjutnya beristirahat di pelataran mesjid memulihkan kaki yang akan kami gunakan berjalan mencari bus yang mengarah ke Chatuchack Market.

Menuju halte bus terdekat yang akan mengantarkan kami ke Chatuchak Market cukup menguras tenaga. Kami berjalan hampir 30 menitan. Dengan Terik siang yang menggila saat itu. Aku menggunakan sendal jepit, ini sangat tidak recommended. Panas dan siap-siap kaki menjadi belang. Akhirnya kami menemukan Halte terdekat. Kami memastikan bertanya pada seorang cewek thailand bahwa benar halte yang kami singgahi saat itu akan lewat bus No 03 yang akan membawa kami ke pasar Chatuchak.

20160507_145034

Halte Bus selama Menunggu Bus 03 menuju Chatuchack Market

Kami menggunakan Bus umum dengan harga 6,5 Bhat. Oh iya untuk informasi juga,Bus umum yang kami naiki ini sudah memiliki ISO 2007 loh…  Sampai di Pasar Chatuchak sudah lumayan sore. Kami berkeliling mencari beberapa oleh-oleh yang bisa kami bawa pulang ke indonesia. Tidak banyak yang kami beli, hanya beberapa saja karena terbentur dengan budged juga.

Aku sampai lupa memoto Pasar Chatuchak ini. Ingat-ingat sudah sore dan pasar sudah mau tutup. Untuk informasi saja, Chatuchak market hanya buka di weekend saja ya guys. Pulang dari chatuchack market kami kembali menggunakan bus 03.

20160507_194828

Menunggu Bus 03 (Sebenarnya ini wajah-wajah lelah hahahaha)

Sebelum pulang ke penginapan kami kembali menuju Khao San Road untuk makan malam. Setelah berkeliling mencari tempat makan, pilihan kami tetap jatuh pada KFC.

20160507_215148

“Kamu mau makan apa sayang?” He asked her. cuiittt cuiiittt (yang pasti itu foto bukan aku)

Kami akhiri malam kedua di Bangkok dengan menyantap KFC lagi. Lagi-lagi KFC. Hahahahahaaaaa

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s